Skip to content

Berdoa dengan Cara Bersyukur

Januari 11, 2012

ADA orang berdoa meminta SEHAT, tapi setiap hari pola makan dan pola hidupnya amburadul menghancurkan kesehatanya sendiri.
Kira-kira doanya dikabulkan Allah apa nggak ya..?

Ada orang berdoa meminta KAYA, tapi tiap hari kerjaannya bermalas-malasan, sambil menghambur-hamburkan rezeki.
Kira-kira doanya dikabulkan Allah apa nggak ya..??

Ada orang berdoa meminta PINTAR, tapi tidak pernah mengasah otak dan ketrampilannya, bahkan menghancurkan otaknya dengan narkoba.
Kira-kira doanya dikabulkan Allah apa nggak ya..???

Ada orang ingin hidup DAMAI, tapi setiap kali bertemu tetangga mengajak bertengkar, ketemu kawan mengajak berantem, di tempat kerja gegeran.
Kira-kira Allah mengabulkan doanya apa nggak ya..????

Hmm.., bagaimana mungkin Allah mengabulkan doa orang-orang yang meminta kepada-Nya, tapi tidak bisa MENSYUKURI nikmat yang telah diberikan kepada-Nya. Hhehe.., dia itu berdoa atau ndremimil…?!😦
***
ORANG yang berdoa meminta sehat, berarti dia kurang sehat. Meminta kaya, berarti kurang kaya. Meminta ilmu berarti kurang ilmu. Meminta bahagia, berarti kurang bahagia. Semakin sering dia berdoa meminta segala sesuatu, ia akan terus berada dalam ‘kekurangan’ segala sesuatu…😦

Sebaliknya, orang yang bersyukur tentang kesehatan ia berarti telah menikmati ‘sehat’. Orang yang mensyukuri kekayaannya ……telah menikmati ‘hidup kaya’. Yang mensyukuri ilmu, berarti telah menikmati ‘ilmu’. Yang mensyukuri kebahagiaannya, telah menikmati ‘hidup bahagia’. Semakin banyak mensyukuri segala sesuatu, berarti dia telah menikmati segala-galanya…🙂

Hmm.., begitu sederhananya ya hidup ‘berkelimpahan’ penuh dengan ‘kesehatan, kekayaan, keilmuan, kebahagiaan, dan segala-galanya’ itu. Kalau begitu, apakah nggak usah berusaha? Cukup bersyukur saja? Apa ya bisa maju, kalau begitu caranya? Hhehe, lha untuk memperoleh semuanya itu kan dia pasti sudah berusaha toh ya…🙂
***
INI bukan soal salah atau benar. Tapi soal SIKAP HATI di hadapan Allah: antara orang yang ‘senang meminta’ dan ‘senang bersyukur’. Yang senang meminta, sedang menghadirkan ‘kesempitan hidup’ ke dalam jiw…anya. Sedangkan yang senang bersyukur, sedang menghadirkan ‘kelapangan hidup’.

Apalagi, TERKABULNYA sebuah PERMINTAAN dalam doa itu ternyata banyak SYARATNYA. Yaitu: (1) hanya jika meminta kepada …Allah, (2) hanya bagi yang memenuhi segala perintah-Nya, (3) hanya bagi yang beriman kepada-Nya, (4) Masih ditambah: mudah-mudahan sudah benar prosesnya. Yang demikian itu diceritakan dalam ayat berikut ini.

QS. Al Baqarah (2): 186
Dan jika hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu tentang Aku, maka (jawablah), bahwasanya Aku dekat. Aku MENGABULKAN permohonan orang yang berdoa APABILA ia memohon (hanya) kepada-Ku, maka HENDAKLAH mereka itu MEMENUHI (segala perintah)-Ku dan hendaklah mereka BERIMAN kepada-Ku, MUDAH-MUDAHAN mereka berada dalam (proses) yang benar.

BANDINGKAN dengan orang yang bersyukur. Allah tidak menuntut persyaratan apa pun. Bahkan langsung memberikan JAMINAN. Bahwa barangsiapa bersyukur, Allah PASTI akan menambah kenikmatan atas apa yang disyukurinya itu. Pokoknya, pandai bersyukur, pasti dapat nikmat..! Ga pakai minta, atau ‘nyuruh’, apalagi ‘mendikte’ segala …😦

QS. Ibrahim (14): 7
Dan ketika Tuhanmu menginfomasikan: “SUNGGUH jika kamu bersyukur, PASTI Kami TAMBAH (nikmat) kepadamu, dan jika kamu mengingkari (kufur), maka sesungguhnya azab-Ku sangat pedih”.

Hmm.., jadi bersyukur itu sebenarnya adalah sebentuk DOA dengan kemustajaban yang sangat tinggi. Jauh lebih mustajab dibandingkan dengan cara meminta-minta. Meskipun, tentu saja, semua itu boleh-boleh aja. Lha wong yang mengabulkan doa itu bukan saya, tapi DIA…🙂

~ Salam ‘Berdoa dengan Cara Bersyukur’ ~

*dari rangkaian status FB Agus Mustofa

No comments yet

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: