Skip to content

Jalur Ekstrem Menuju Gunung Bromo

April 20, 2012

Gunung Bromo, siapa yang tidak mengenalnya?. Gunung yang memiliki banyak pesona keindahan alam dan budaya. Pesona alamnya juga menyimpan keunikan yang dikagumi. Hamparan pasir terbentang luas laksana lautan pasir seluas 5.920 ha. Bromo adalah perpaduan harmonis antara alam dan seluruh penghuninya. Bromo menyimpan banyak kekayaan yang menjadi sumber kehidupan bagi masyarakat Tengger. Dengan kearifan budayanya, Suku Tengger menjaga limpahan kekayaan ini dengan rasa syukur.

Setiap tahunnya pada bulan Kasada atau kesepuluh menurut penanggalan jawa, saat bulan purnama yaitu tanggal 14 dan 15 masyarakat Suku Tengger melaksanakan upacara Yadnya Kasada (Kasodo). Upacara Kasada dilaksanakan dalam rangka memohon kelimpahan rejeki melalui hasil panen dari tanah – tanah mereka. Juga dimaksudkan untuk menolak segala keburukan yang akan menimpa dan agar diberi kesembuhan dari penyakit yang diderita.

Dalam upacara ini sesaji akan dilempar ke Kawah Bromo. Sesaji ini akan diperebutkan oleh masyarakat Suku Tengger dengan cara menuruni tebing kawah. Atraksi ini sangat menarik minat wisatawan. Tak jarang menjadi sangat mengerikan ketika ada yang terjatuh ke dalam kawah saat berebut sesaji.

Gunung Bromo mempunyai sebuah kawah dengan garis tengah ± 800 meter (utara-selatan) dan ± 600 meter (timur-barat). Sedangkan daerah bahayanya berupa lingkaran dengan jari-jari 4 km dari pusat kawah Bromo.

Bromo mempunyai ketinggian 2.392 meter di atas permukaan laut itu berada dalam empat wilayah, yakni Kabupaten ProbolinggoPasuruanLumajang, dan Kabupaten Malang. Bentuk tubuh Gunung Bromo bertautan antara lembah dan ngarai dengan kaldera atau lautan pasir seluas sekitar 10 kilometer persegi.

Melintas dari Jalur Pasuruan

Ada dua arah yang bisa dilalui untuk sampai ke Gunung Bromo maupun Penanjakan (lokasi sunrise) jika kita memilih jalur Pasuruan. Pertama, kita bisa melalui Jalan yang menghubungkan Kecamatan Pasrepan-Puspo-Tosari. Jalur ini secara keseluruhan merupakan jalur dengan jalan aspal hingga masuk di pintu Penanjakan. Kedua, jalur yang melintasi Kecamatan Purwodadi menuju Tutur (Nongkojajar) hingga sampai Kecamatan Tosari. Beberapa jalan pada jalur ini berkelok dan menanjak juga sedikit rusak di daerah Kecamatan Tosari.

Pasca meletusnya Gunung Bromo di awal tahun 2011, jalur dari arah Pasuruan mengalami kerusakan yang cukup parah. Jalur ini mendadak ekstrem karena lintasan sebelum menuju lautan pasir terjadi longsor. Hal ini mengakibatkan jalur Gunung Bromo dari arah Pasuruan hanya bisa dilintasi dengan kendaraan roda dua, itu pun dengan susah payah. Berikut rekam jejak ketika kami melintas jalur ekstrem ini:

Berangkat dari jalur Purwosari – Purwodadi – Tutur (Nongkojajar) – Tosari (Gunung Bromo)

Di pertigaan arah menuju Tosari | Penanjakan | Lautan Pasir

Gerbang menuju Lautan Pasir Gunung Bromo jalur Pasuruan

Sampai di Pura dekat dengan Gunung Bromo

…dan saatnya, beraksi!!

3 Komentar leave one →
  1. Omer permalink
    Mei 26, 2012 2:50 pm

    Kayaknya jalan2 terus ini Mas Bro

  2. Januari 15, 2013 9:10 am

    Pondok pertaniaan tanjung terletak di dukuh: Tanjung rt.03. rw.03.(KM 99) desa: Baledono. kec: Tosari. kab: Pasuruan Ja-Tim. (Km. 99. dari Surabaya)

    @.kamar los + 2 km mandi luar kapst: 8 s/d 16 orang, cukup memasukan dana “sukarela” ke kotak dana perawatan pondok pertanian. (tanpa tarif)
    @.kamar utama + km mandi dalam + perapian, kapst: 2 s/d 4 orang. Rp.150.000,- / malam.

    *.fasilitas:.dapur,. kulkas,. ruang makan,. teras (4 x 12 m),. halaman api unggun,. tempat parkir unt . . 6 mobil,. kebun sayur.
    *.bisa masak sendiri dng menganti LPJ dsb..Rp.30.000,-
    *.bisa dimasakan menu sederhana Rp.20.000,- 1x.makan. (.bisa nego dgn ibu Sulis.)

    # untuk informasi hub: 085608326673 – 081249244733 ( Elie – Sulis ) 081553258296 (Dudick). 0343-571144 (pondok pertanian).

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: