Skip to content

Makelar Wali (1): Makam Troloyo Mojokerto

April 26, 2012

Komplek pemakaman Troloyo merupakan komplek pemakaman Islam Kuno di Kota Kerajaan Majapahit. Kata Troloyo berasal dari dua kata yakni Sentra dan Pralaya. Sentra berarti Tegal/tanah yang luas, sedangkan Pralaya/laya berarti rusak/mati. Jadi Troloyo adalah tanah yang luas untuk orang Mati (Pekuburan/Makam).

Dari puluhan situs yang ada di Kab. Mojokerto, ada situs yang dari tahun ke tahun semakin ramai dikunjungi peziarah, yakni Makam Troloyo. Situs ini letaknya di kompleks pemakaman Islam zaman kerajaan Mojopahit di Desa Sentonorejo Kecamatan Trowulan Kab. Mojokerto.

Obyek utamanya adalah Makam Sayyid Muhammad Jumadil Qubro (Syech Jumadil Kubro). Syech Jumadil Kubro adalah kakek dari Sunan Ampel. Beliau adalah ulama dari Persia yang menyebarkan agama Islam di tanah Jawa. Makamnya pertama kali diberi cungkup oleh tokoh masyarakat setempat bernama KH Nawawi pada tahun 1940. Di kompleks makam troloyo terdapat dua kelompok makam, yaitu kelompok makam bagian depan, terdiri dari makam Wali Songo dan Kelompok Makam Syech Jumadi Kubro. Kelompok makam inilah yang paling banyak dikunjungi peziarah. Dan kelompok makam bagian belakang terdiri dari dua cungkup, yaitu cungkup pertama makam Raden Ayu Anjasmara dan makam Raden sering disebut sebagai kubur pitu.

Di komplek Makam Troloyo terdapat dua kelompok, yaitu:

A. Kelompok makam di bagian depan

Kelompok ini terdiri dari 9 buah makam yang dikenal dengan nama makam/petilasan antara lain :

  1. Makam Said Abdulrahman bin Maghribi
  2. Makam Said Abdul Kadir Zailani
  3. Makam Said Ibrahim Asmara
  4. Makam Said Maulana Iskak
  5. Makam Sunan Bayad
  6. Makam Sunan Demak
  7. Makam Sunan Kalijaga
  8. Makam Sunan Bejagung
  9. Makam Sunan Gesang

Disamping 9 makam diatas terdapat beberapa nisan masing-masing dikenal dengan sebutan Makam Seh Maulana Ibrahim.Makam Seh Maulana Iskak dan Makam Seh Jumadil Qubro dan Seh Ngundung. Makam di komplek bagian depan ini berukuran lebih panjang dibanding dengan ukuran makam biasa dengan ciri Nisan terbuat dari batu bertulis arab berupa kalimat Thoyyibah dan Doa.

B. Kelompok makam di bagian belakang

Kelompok makam di bagian belakang ini terdiri dari :

  • Cungkup pertama dengan dua buah Makam yaitu Makam Raden ayu Anjasmoro dan Makam Raden Ayu Kencono Wungu.
  • Cungkup yang kedua disebut Makam Tujuh (bahasa Jawa; Kubur Pitu) karena dikenal dengan nama :
  1. Makam Pangeran Noto Kusumo dengan angka tahun 1397 Saka atau 1457 Masehi
  2. Makam Patih Noto Kusumo berangka 1349 Saka bertulis arab atau lambang surya Majapahit
  3. Makam Gajah Permodo berangka tahun 1377 Saka
  4. Makam Naya Genggong dengan angka tahun 1319 dan terdapat ukir kutipan Surat Ali Imran 182
  5. Makam Sabdo Palon dengan angka 1302 tahun Saka dan pahatan Surat Ali Imran ayat 18
  6. Makam Embah Kinasih dengan angka tahu 1302 tahun Saka
  7. Makam Polo Putro dengan angka tahun 1340

Area di tengah-tengah komplek pemakaman Troloyo, disitu akan ditemui petilasan Walisongo yang konon dijadikan tempat musyawarah para wali dalam mensyiarkan agama Islam di pulau Jawa.

Di kecamatan Troloyo juga ditemukan beberapa batu nisan bercorak Islam. kebanyakan batu nisan berangka tahun 1350 dan 1478. Temuan ini membuktikan bahwa komunitas muslim bukan hanya telah hadir di Jawa pada pertengahan abad ke-14, tapi juga sebagai bukti bahwa agama Islam telah diakui dan dianut oleh sebagian kecil penduduk ibu kota Majapahit. Penduduk setempat percaya bahwa di makam Troloyo terdapat makam Raden Wijaya, dan setiap Jumat Legi diadakan ziarah di makam ini.

*diambil dari berbagai sumber

3 Komentar leave one →
  1. dimas bagus satrio nugroho permalink
    Mei 10, 2012 7:34 am

    makelar wali?
    mana makelarnya?

  2. dimas bagus satria nugraha permalink
    Mei 13, 2012 6:02 am

    Mas, makam troloyoh bagian depan (para wali songo; sunan kalijogo, dkk) iku serius onok troloyoh ta? op petilasannya aj? nah, yg di demak iku sunan kalijaogo jg khan?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: